KATA SAMBUTAN KEPALA SEKOLAH
Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah Swt atas limpahan rahmat dan hidayah Nya sehingga kita semua masih diberi umur panjang dan kita dapat menikmati indahnya hidup ini semata mata untuk beribadah kepada Nya. 
Seiring dengan perkembangan tehnologi dan pengetahuan di era globalisasi, maka kebutuhan web sekolah sebagai sarana informasi, komunikasi, diskusi dan sosialisasi sekolah. Dengan adanya website ini, kami berharap segenap keluarga besar SMP Negeri 1 Gebang trampil dan menguasai IPTEK sekaligus menjadi pelaku utama peningkatan sumber daya manusia Indonesia demi kemakmuran dan kesejahteraan bangsa.
Melalui website, SMP Neger 1 Gebang akan menggali dan berbagi informasi ke seluruh penjuru dunia, utamanya masalah pembangunan di bidang pendidikan sehingga terjalin relasi untuk bekerjasama meraih prestasi.
Pada kesempatan ini kami membuka lebar-lebar bagi dunia luar yang ingin menjalin kerja sama dengan kami baik itu dalam bidang pendidikan, teknologi informatika, inovasi pembelajaran, penelitian dan pengembangan konsep pendidikan masa depan, yang semua itu menjadi kebutuhan kita semua dalam interaksi sosial di era globalisasi.
Demikian sambutan saya, semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa membimbing dan mencurahkan kasihsayang-Nya kepada kita sekalian. Amin
Kepala Sekolah

Thursday, May 23, 2013


PENGLEPASAN DAN PENGUMUMAN KELULUSAN
SISWA KELAS IX SMP NEGERI 1 GEBANG
TAHUN PELAJARAN 2012/2013

Sehubungan dengan akan berakhirnya tahun pelajaran 2012/2013, maka SMP Negeri 1 Gebang akan menggelar acara Penglepasan Siswa Kelas IX Tahun Pelajaran 2012/2013 yang akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 01 Juni 2013 yang bertempat di aula gedung PGRI Babakan mulai pukul 07.00WIB s/d selesai.
Acara penglepasan siswa akan digelar dengan menampilkan prosesi upacara adat  dari siswa siswi SMP Negeri 1 Gebang pimpinan bapak Toat Cecep Sudanto, S.Pd yang merupakan salah satu guru seni budaya di SMP Negeri 1 Gebang. Setelah prosesi upacara adat selesai dilanjutkan dengan hiburan yang menampilkan kreasi-kreasi seni dari para siswa-siswi SMP Negeri 1 Gebang seperti Tari Tradisional, Drama musikal, puisi, Organ Tunggal, Band, Dancer dan sebagainya. 
Dalam acara penglepasan tersebut juga sekaligus akan dilaksanakan pengumuman kelulusan bagi siswa kelas IX. Jadi buat semua siswa-siswi kelas IX SMP Negeri 1 Gebang wajib hadir pada acara tersebut.

Tuesday, May 21, 2013


ACUAN OPERASIONAL
KURIKULUM SMP N 1 GEBANG

1. Peningkatan iman dan takwa serta akhlak mulia
Keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia menjadi dasar pembentukan kepribadian peserta didik secara utuh. Kurikulum disusun yang memungkinkan semua mata pelajaran dapat menunjang peningkatan iman dan takwa serta akhlak mulia.

2. Peningkatan potensi, kecerdasan dan minat sesuai dengan tingkat perkembangan dan kemampuan peserta didik.
Pendidikan merupakan proses sistematik untuk peningkatan martabat manusia secara holistik yang memungkinkan potensi diri (afektif, kognitif, psikomotor) berkembang secara optimal. Sejalan dengan itu, kurikulum disusun dengan memperhatikan potensi, tingkat perkembangan, minat, kecerdasan intelektual, emosional dan sosial, spiritual dan kenistetik peserta didik.

3. Keragaman potensi dan karakteristik daerah dan lingkungan
Daerah memiliki potensi, kebutuhan, tantangan dan keragaman karakteristik lingkungan. Masing-masing daerah memerlukan pendidikan sesuai dengan karakteristik daerah dan pengalaman hidup sehari-hari. Oleh karena itu, kurikulum memuat keragaman tersebut untuk menghasilkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan pengembangan daerah.

4. Tuntutan pembangunan daerah dan nasional
Dalam era otonomi dan desentralisasi untuk mewujudkan pendidikan yang otonom dan demokratis perlu memperhatikan keragaman dan mendorong partisipasi masyarakat dengan tetap mengedepankan wawasan nasional. Untuk itu, keduanya harus ditampung secara berimbang dan saling mengisi.

5. Tuntutan dunia kerja
Kegiatan pembelajaran harus dapat mendukung tumbuh kembangnya pribadi peserta didik yang berjiwa kewirausahaan dan mempunyai kecakapan hidup. Oleh sebab itu, kurikulum perlu memuat kecakapan hidup untuk membekali peserta didik memasuki dunia kerja. Hal ini sangat penting terutama bagi satuan pendidikan kejuruan dan peserta didik yang tidak melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.

6. Perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni
Pendidikan perlu mengantisipasi dampak global yang membawa masyarakat berbasis pengetahuan dimana IPTEKS sangat berperan sebagai penggerak utama perubahan. Pendidikan harus terus menerus melakukan adaptasi dan penyesuaian perkembangan IPTEKS sehingga tetap relevan dan kontekstual dengan perubahan. Oleh karena itu, kurikulum dikembangkan secara berkala dan berkesinambungan sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan teknologi dan seni.

7. Agama
Kurikulum dikembangkan untuk mendukung peningkatan iman dan taqwa serta akhlak mulia dengan tetap memelihara toleransi dan kerukunan umat beragama. Oleh karena itu, muatan kurikulum semua mata pelajaran harus ikut mendukung peningkatan iman, taqwa dan akhlak mulia.

8. Dinamika perkembangan global
Pendidikan menciptakan kemandirian, baik pada individu maupun bangsa, yang sangat penting ketika dunia digerakan oleh pasar bebas. Pergaulan antar bangsa yang semakin dekat memerlukan individu yang mandiri dan mampu bersaing serta mempunyai kemampuan untuk hidup dengan suku dan bangsa lain.

9. Persatuan nasional dan nilai-nilai kebangsaan
Pendidikan diarahkan untuk membangun karakter dan wawasan kebangsaan peserta didik yang menjadi landasan penting bagi upata memelihara persatuan dan kesatuan bangsa dalam kerangka NKRI. Oleh karena itu, kurikulum mendorong berkembangnya wawasan dan sikap kebangsaan serta persatuan nasional untuk memperkuat keutuhan bangsa dalam wilayah NKRI.

10. Kondisi sosial budaya masyarkat setempat
Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan karakteristik sosial budaya masyarakat setempat dan menunjang kelestarian keragaman budaya. Penghayatan dan apresisasi pada budaya setempat harus terlebih dahulu ditumbuhkan sebelum mempelajari budaya dari daerah dan bangsa lain.

11. Kesetaraan gender
Kurikulum diarahkan kepada terciptanya pendidikan yang berkeadilan dan memperhatikan kesetaraan gender.

12. Karakteristik satuan pendidikan
Kurikulum dikembangkan sesuai dengan visi, misi, tujuan, kondisi dan ciri khas satuan pendidikan.


STRUKTUR KURIKULUM SMP N 1 GEBANG
TAHUN PELAJARAN 2012/2013

         Struktur kurikulum merupakan pola dan susunan mata pelajaran yang harus ditempuh oleh peserta didik dalam kegiatan pembelajaran. Kedalaman muatan kurikulum pada setiap mata pelajaran pada setiap satuan pendidikan dituangkan dalam kompetensi yang harus dikuasai peserta didik sesuai dengan beban belajar yang tercantum dalam struktur kurikulum. Kompetensi yang dimaksud terdiri atas standar kompetensi dan kompetensi dasar yang dikembangkan berdasarkan standar kompetensi lulusan. Muatan lokal dan kegiatan pengembangan diri merupakan bagian integral dari struktur kurikulum pada jenjang pendidikan dasar menengah.


1.    Struktur Kurikulum SMP Negeri 1 Gebang
Struktur kurikulum SMP Negeri 1 Gebang meliputi substansi pembelajaran yang ditempuh dalam satu jenjang pendidikan selama tiga tahun mulai kelas VII sampai kelas IX. Struktur kurikulum disusun berdasarkan standar kompetensi lulusan dan srandar kompetensi mata pelajaran dengan ketentuan sebagai berikut :
a.    Kurikulum SMP Negeri 1 Gebang memuat 10 mata pelajaran, muatan lokal,dan pengembangan diri sepert tertera pada tabel.
Muatan lokal merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetensi yang disesuaikan dengan ciri khas dan potensi daerah, termasuk keunggulan daerah, yang materinya tidak dapat dikelompokkan kedalam mata pelajaran yang ada. Substansi muatan lokal ditentukan oleh satuan pendidikan.
Pengembangan diri bukan merupakan mata pelajaran yang harus diasuh oleh guru. Pengembangan diri bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan, bakat, dan minat setiap peserta didik sesuai dengan kondisi sekolah. Kegiatan pengembangan diri difasilitasi dan atau di bimbing oleh konselor, guru atau tenaga kependidikan yang dapat dilakukan dalam bentuk kegiatan ekstrakurikuler. Kegiatan pengembangan diri dilakukan melalui kegiatan pelayanan konseling yang berkenaan dengan masalah diri pribadi dan kehidupan sosial, belajar dan pengembangan karier peserta didik.
b.    Substansi mata pelajaran IPA dan IPS SMP Negeri 1 Gebang merupakan “IPA Terpadu” dan IPS “Terpadu”.
c.    Jam pembelajaran untuk setiap mata pelajaran dialokasikan sebagaimana tertera dalam struktur kurikulum. Satuan pendidikan dimungkinkan menambah maksimum 4 jam pembelajaran per minggu secara keseluruhan. Penambahan jam tersebut digunakan untuk program pengayaan mata pelajaran UN.
d.   Alokasi waktu satu jam pembelajaran adalah 40 menit.
e.    Minggu efektif dalam satu tahun pelajaran (dua semester) adalah 34-36 minggu.

Tabel 2 : Struktur Kurikulum SMP Negeri 1 Gebang

Komponen
Kelas dan Alokasi Waktu
VII
VIII
IX
A.    Mata Pelajaran



1.      Pendidikan Agama
2
2
2
2.      Pendidikan Kewarganegaraan
2
2
2
3.      Bahasa Indonesia  *)
4
4
5
4.      Bahasa Inggris  *)
4
4
5
5.      Matematika *)
4
4
5
6.      Ilmu Pengetahuan Alam *)
4
4
5
7.      Ilmu Pengetahuan Sosial
4
4
4
8.      Seni Budaya
2
2
2
9.      Pendidikan Jasmani, Olahraga dan kesehatan
2
2
2
10.  Keterampilan/teknologi informasi dan komunikasi
2
2
2
B.     Muatan Lokal :
1.      Bahasa Sunda
2.      Bahsa Cirebon
3.      Pendidikan Budi Pekerti
C.     Pengembangan Diri
1.      Kegiatan Rutin
2.      Kegiatan Spontan
3.      Kegiatan Terprogram
4.      Kegiatan Keteladanan

2
2
2

2*)

2
2
2

2*)

2
2
2

2*)
Jumlah
36
36
40
2*) Ekuivalen 2 jam Pembelajaran
*) Tambahan 1 jam pelajaran di kelas IX untuk mapel UN

Monday, May 20, 2013


STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM
SMP NEGERI 1 GEBANG


A.      Tujuan Pendidikan Tingkat Satuan Pendidikan
Tujuan pendidikan tingkat satuan pendidikan dasar dan menengah dirumuskan mengacu kepada tujuan umum pendidikan berikut : Tujuan pendidikan dasar dan menengah adalah meningkatkan kecerdasan, pengetahan, kepribadian, akhlak mulia serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut.

B.     Kerangka Dasar Kurikulum
1.    Kelompok Mata Pelajaran
Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan pasal 6 ayat (1) menyatakan bahwa kurikulum untuk jenis pendidikan umum, kejuruan dan khusus pada jenjang pendidikan dasar dan menengah terdiri atas :
a.    Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia
b.    Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian
c.    Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi
d.   Kelompok mata pelajaran estetika
e.    Kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga dan kesehatan 

Cakupan Kelompok Mata Pelajaran
 No
Kelompok Mata Pelajaran
Cakupan
1
Agama dan akhlak mulia
Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia di SMP Negeri 1 Gebang dimaksudkan untuk membentuk peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia. Akhlak mulia mencakup etika, budi pekerti atau moral sebagai perwujudan dari pendidikan agama.
2
Kewarganegaraan dan kepribadian
Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian di SMP Negeri 1 Gebang dimaksudkan untuk peningkatan kesadaran dan wawasan peserta didik akan status, hak dan kewajibannya dalam kehidupan bermasyarakat,berbangsa dan bernegara serta peningkatan kualitas dirinya sebagai manusia.
Kesadaran dan wawasan termasuk wawasan kebangsaan, jiwa dan patriotisme bela negara, penghargaan terhadap hak-hak asasi manusia, kemajemukkan bangsa, pelestarian lingkungan hidup, kesetaraan gender, demokrasi, tanggung jawab sosial, ketaatan pada hukum, ketaatan membayar pajak dan sikap serta perilaku anti korupsi, kolusi dan nepotisme.
3
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknolodi pada SMP Negeri 1 Gebang dimaksudkan untuk memperoleh kompetensi dasar ilmu pengetahuan dan teknologi serta membudayakan berpikir ilmiah secara kriti, kreatif dan mandiri.
4
Estetika
Kelompok mata pelajaran estetika di SMP Negeri 1 Gebang dimaksudkan untuk meningkatkan sensitivitas, kemampuan mengekspresikan dan kemampuan mengapresiasikan keindahan harmoni. Kemampuan mengapresiasi dan mengekspresikan keindahan serta harmoni mencakup apresiasi dan ekspresi, baik dalam kehidupan individual sehingga mampu menikmati dan mensyukuri hidup, maupun dalam kehidupan kemasyarakatan sehinngga mampu menciptakan kebersamaan harmonis.
5
Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
Kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga dan kesehatan di SMP Negeri 1 Gebang dimaksudkan untuk meningkatkan potensi fisik serta membudayakan sportivitas dan kesadaran hidup sehat.


Selain tujuan dan cakupan kelompok mata pelajaran sebagai bagian dari kerangka dasar kurikulum, perlu dikemukakan prinsip pengembangan kurikulum.


2.    Prinsip Pengembangan Kurikulum
Kurikulum di SMP Negeri 1 Gebang dikembangkan oleh sekolah dan komite sekolah berpedoman pada standar kompetensi lulusan dan standar isi serta panduan penyusunan kurikulum yang dibuat oleh BSNP. Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip-prinsip berikut :
a.    Berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya
Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa peserta didik memiliki posisi sentral untuk mengembangkan kompetensinya agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Untuk mendukung pencapaian tujuan tersebut pengembangan kompetensi peserta didik disesuaikan dengan potensi, perkembangan, kebutuhan dan kepentingan peserta didik serta tuntutan lingkungan.
b.    Beragam dan Terpadu
Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan keragaman karakteristik peserta didik, kondisi daerah, dan jenjang serta jenis pendidikan, tanpa membedakan agama, suku, budaya dan adat istiadar serta status sosial ekonomi dan gender. Kurikulum meliputi substansi komponen muatan wajib kurikulum, muatan lokal dan pengembangan diri secara terpadu serta disusun dalam keterkaitan dan kesinambungan yang bermakna dan tepat antar substansi.

c.    Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni
Kurikulum dikembangkan atas dasar kesadaran bahwa ilmu pengetahuan, teknologi dan seni berkembang secara dinamis, dan oleh karena itu semangat dan isi kurikulum mendorong peserta didik untuk mengikuti dan memanfaatkan secara tepat perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni.
d.   Relevan dengan kebutuhan kehidupan
Perkembangan kurikulum dilakukan dengan melibatkan pemangku kepentingan (stakeholders) untuk menjamin relevansi pendidikan dengan kebutuhan kehidupan, termasuk didalamnya kehidupan kemasyarakatan, dunia usaha dan dunia kerja. Oleh karena itu, pengembangan keterampilan pribadi, keterampilan berpikir, keterampilan sosial, keterampilan akademik, dan keterampilan vokasional merupakan keniscayaan.
e.       Menyeluruh dan berkesinambungan
Substansi kurikulum mencakup keseluruhan dimensi kompetensi, bidang kajian keilmuan dan mata pelajaran yang direncanakan dan disajikan secara berkesinambungan antar semua jenjang pendidikan.
f.       Belajar sepanjang hayat
Kurikulum diarahkan kepada proses pengembangan, pembudayaan dan pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat. Kurikulum mencerminkan keterkaitan antara unsur-unsur pendidikan formal, nonformal, dengan memperhatikan kondisi dan tuntutan lingkungan yang selalu berkembang serta arah pengembangan manusia seutuhnya.
g.      Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah
Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan kepentingan nasional dan kepentingan daerah untuk membangun kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Kepentingan nasional dan kepentingan daerah harus saling mengisi dan memeberdayakan sejalan dengan motto Bhineka Tunggal Ika dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.

3.    Prinsip Pelaksanaan Kurikulum
Dalam pelaksanaan kurikulum SMP Negeri 1 Gebang menggunakan prinsip-prinsip sebagai berikut :
a.         Pelaksanaan kurikulum didasarkan pada potensi, perkembangan dan kondisi peserta didik untuk menguasai kompetensi yang berguna bagi dirinya. Dalam hal ini peserta didik harus mendapatkan pelayanann dipendidikan yang bermutu, serta memperoleh kesempatan untuk mengekspresikan dirinya secara bebas, dinamis dan menyenangkan.
b.         Kurikulum dilaksanakan dengan menegakkan kelima pilar belajar, yaitu : (a) Belajar untuk beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, (b) belajar untuk memahami dan menghayati, (c) belajar untuk mampu melaksanakan dan berbuat secara efektif, (d) belajar untuk hidup bersama dan berguna bagi orang lain, dan (e) belajar untuk membangun dan menemukan jati diri, melalui proses pembelajaran yang aktif, kreatif efektif dan menyenangkan.
c.         Pelaksanaan kurikulum memungkinkan peserta didik mendapat pelayanan yang bersifat perbaikan, pengayaan, dan /atau percepatan sesuai dengan potensi, tahap perkembangan, dan kondisi peserta didik dengan ra\erap memperhatikan keterpaduan pengembangan pribadi peserta didik yang berdimensi ke-Tuhanan, keindividuan, kesosialan dan moral.
d.        Kurikulum dilaksanakan dalam suasana hubungan peserta didik dan pendidik yang saling menerima dan menghargai, akrab, terbuka dan hangat, dengan prinsip tut wuri handayani, ing madia mangun karsa, ing ngarsa sung tulada (dibelakang memberikan daya dan kekuatan, ditengah membangun semangat dan prakarsa, didepan memberikan contoh dan teladan).
e.         Kurikulum dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan multi strategi dan multimedia, sumber belajar dan teknologi yang memadai, dan memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar, dengan prinsip alam takambang jadi guru (semua yang terjadi, tergelar dan berkembang di masyarakat dan lingkungan sekitar serta lingkungan alam semesta dijadikan sumber belajar, contoh dan teladan).
f.          Kurikulum dilaksanakan dengan mendayaguakan kondisi alam, sosial dan budaya serta kekayaan daerah untuk keberhasilan pendidikan dengan muatan seluruh bahan kajian secara optimal.
g.         Kurikulum yang mencakup seluruh komponen kompetensi mata pelajaran, muatan lokal dan pengembangan diri diselenggarakan dalam keseimbangan, keterkaitan dan kesinambungan yang cocok dan memadai antar kelas dan jenis serta jenjang pendidikan.